Memahami realitas rohani

 Galatia 3:26

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.

Dalam perikop ini Rasul Paulus berusaha untuk meyakinkan orang

percaya di Galatia tentang realita/kenyataan yang terjadi didalam

orang yang percaya kepada Tuhan Yesus dan Rasul Paulus ingin

mendorong orang percaya di Galatia agar dapat hidup sesuai realita

atau kenyataan yang terjadi itu.

Orang percaya yang tidak mengerti realita atau kenyataan

sesungguhnya yang

telah terjadi atas hidupnya didalam Kristus, akhirnya tidak

dapat menjalani hidup sebagaimana seharusnya.


Rasul Paulus mengatakan bahwa didalam Kristus kita semua adalah

anak-anak Allah. Apa makna ungkapan didalam Kristus

dalam konteks ini? didalam Kristus

menunjuk kepada setiap orang yang telah menerima Kristus sebagai

juruselamat Yoh 1:12, didalam Kristus juga menunjuk kepada seseorang

yang telah disatukan didalam babptisan Kristus Gal 3:27, didalam

Kristus menunjuk orang-orang yang telah dimiliki atau ditebus

Kristus Gal 3:29,Gal 4:4-5.


Jadi semua orang yang telah menerima Kristus, semua orang yang telah

dibaptis didalam Kristus dan semua orang yang telah ditebus dengan

darah Yesus, mereka adalah anak-anak Allah. inilah kenyataan rohani,

kita harus menyadari kenyataan yang telah terjadi didalam hidup kita

sejak kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, kita adalah

anak-anak Allah. bukankah ini sebuah realitas/kenyataan yang luar biasa?


Karena kita adalah anak-anak Allah, maka cara kita menjalani hidup

sekarang haruslah sesuai dengan kenyataan kita sebagai anak-anak

Allah, Ef 5:1.


Efesus 5:1 (BIMK) Kalian adalah anak-anak Allah yang dikasihi-Nya, sebab itu kalian harus berusaha mengikuti teladan Allah.


Karena kita adalah anak-anak Allah, itu berarti Allah adalah

Bapa kita,Gal 4:6, dan jikalau Allah adalah Bapa ita, maka kita

pasti akan mengasihi Tuhan Yoh 8:42. jikalau Allah adalah Bapa kita,

kita tidak perlu kuatir, sebab Bapa tahu apa yang kita perlukan

bahkan Bapa akan memberikan yang terbaik bagi anak-anakNya.


Jadi kita harus mengerti kenyataan rohani kita sebagai orang percaya,

kita adalah anak-anak Allah,kita harus menaruh kesadaran rohani ini

didalam batin kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. dengan

kesadaran ini, maka kita sekarang menjalani hidup bukan dalam 

realitas dunia, tetapi dalam realitas atau kenyataan rohani kita 

sebagai anak-anak Allah.

Show comments
Hide comments

0 Komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

 

About

Selamat datang di Blog Bejana Rapuh, tempat Anda menemukan inspirasi, pengajaran, dan penguatan iman melalui ajaran Kekristenan. Di sini, kami berbagi tentang Kekristenan, Pentakostalisme, renungan kristen, pembacaan Alkitab, seri topik, renungan dan firman Tuhan melalui tema-tema khotbah yang relevan dan inspiratif.

Terbaru